Inilah Rahasia HFC Mampu Buka 630 Cabang

  • Reporter:
  • Sabtu, 8 Oktober 2016 | 03:35
  • / 6 Muharram 1438
  • Dibaca : 129 kali
Inilah Rahasia HFC Mampu Buka 630 Cabang

Hisana Fried Chicken (HFC) termasuk perusahaan besardibidang makanan d iIndonesia sekarang mampu berkembang pesat. Saat ini telah tersebar di seluruh Indonesia sebanyak 630 outlet HFC. Tata Suharta, sang pendiri HFC masih terus ingin memperluas jangkauan bisnisnya ke seluruh penjuru Indonesia.

Yudi, Wakil Direktur Utama PT Selahonje Jaya Abadi (Hisana Fried Chicken) mengatakan, “Targetnya, pada 2020, kami ingin memiliki 2.000 outlet di seluruh Indonesia.”

Mulai dari gerai kaki lima, Tatang berhasil menarik hati jutaan pelanggannya. Jumlah outlet Hisana Fried Chicken selama lima tahun terakhir mampu bertambah hingga tiga kali lipat. Andalan utamanya agar konsumennya tidak berpaling ke merek lain adalah dengan kualias, kecepatan layanan serta resep ayam krispi yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.

Yudi menjelaskan bahwa andalan utama dari Hisana adalah system take away. System in sangat cocok untuk masyrakaat yang ingin cepat menikmati ayam (fried chicken) dengan cepat namun memiliki rasa seperti market leader-nya, yaitu KFC dan McD.

Saat ini, HFC tidak hanya tersebar di JAbodetabek saja. Hisana Fried Chicken telah berhasil menyebar ke kota-kota besar di Indonesia, seperti Bandung, Batam, Medan, Surabaya, Purwakarta, dan Balikpapan. Namun, apakah rahasia sukses dari HFC? Rudi mengatakan bahwa perusahaannya memiliki departemen RnD yang secara khusus fokus terhadap pengembangan produk.

Departemen itu menurut Yudi yang men-develop rasa, salah satunya melalui tepung yang digunakan. Secara rutin departemen itu memperbaiki rasa ayam yang merupaka produk utama dari HFC. Dari situlah produk baru lahir seperti nugget pisang dan onde-onde.

Tidak kalah penting adalah penerapan system syariah dalam bisnis ini. Setiap karyawan memiliki saham dalam bisnis ini. Dengan begitu, setiap karyawan menjadi lebih bersemangat kerja, bahu-membahu mengembangkan HFC ke seluruh penjuru tanah air.

“Konsepnya bagi hasil. Tidak ada riba. Kepemilikan karyawan 20 persen inilah yang mebuat HFC mampu bertahan dan terus berkembang hingga sekarang. Masuk di tahun kesepuluh, HFC telah mendapat sertifikat halal dari MUI,” ujarnya.

Saat ini perusahaan itu tengah bertransformasi untuk memenuhi target di 2020. Mulai perbaikan system, organisasi, penganggaran, dan pengukuran lainnya intens dilakuakn agar semuanya mudah dikendalikan. Dibutuhkan system yang lebih baik untuk mampu mengatur lebih dari 600 outlet Hisana Fried Chicken.

"Like" dan dapatkan berita terbaru dari kami


Sementara untuk melambungkan brand awareness. Perusahaan ini hanya menggunakan skema word of mouth. Kunci utama mereka adalah dengan memberikan produk yang berkualitas dalam hal rasa, kebersihan, kecepatan layanan, dan ragamnya. HFC tidak hanya menawarkan ayam goring sebagai produk utamanya. Usaha ini juga menyediakan burger, kentang, onde-onde, nugget pisang, dan es krim.

Setiap hari untuk mensuplai semua gerainya, HFC telah sedia 7.000-8.000 ekor ayam. Target pertumbuhan untuk tahun ini, hisana berharap mampu tumbuh 22 persen. Walaupun manajemen tidak mau merinci dengan jelas terkait pendapatan dan pengeluarannya tahun ini. Jumlah itu termasuk sangat besar. Jika dibandingkan dengan lawan bisnis mereka, Sabana yang memiliki 1.7000 gerai saat ini mensuplai 25-34 ribu ekor ayam setiap harinya yang berarti mampu menjual rata-rata 15-20 ekor ayam setiap hari.

sumber: Wartapost.com

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional